Zara punya toko khusus produk diskon
Zara punya toko khusus produk diskon
![]() |
| Ilustrasi mode |
AGEN POKER : Zara adalah jenama yang digemari di penjuru dunia termasuk Indonesia. Pernahkah Anda bertanya-tanya ke mana gerangan koleksi busana yang tak laku dijual di toko?
Harper's Bazaar melansir, Zara ternyata punya toko yang dikhususkan untuk menjual produk lamanya dengan harga yang murah. Toko itu bernama Lefties.
Lefties, dalam bahasa Inggris merupakan kata slang dari left over atau yang berarti 'sisa'. Sesuai namanya, produk-produk tersebut bisa dijual dengan harga murah karena merupakan sisa koleksi musim yang lalu.
Ya, koleksi dari musim sebelumnya yang tak habis terjual di toko akan dialihkan ke toko Lefties. Toko tersebut menjual berbagai produk mode mulai dari pakaian hingga aksesori dewasa dan anak-anak. Selayaknya Zara, tetapi tanpa harga yang selangit.
Lefties didirikan oleh Inditex, perusahaan asal Spanyol yang menaungi Zara, Pull & Bear, Bershka, Pull&Bear, Massimo Dutti, Stradivarius dan sebagainya.
Sebenarnya bukan kali pertama Inditex membuka Lefties. Pada 1993 perusahaan tersebut telah membuka Lefties pertama di Spanyol. Namun, sepertinya keseriusan mengelola Lefties baru dilakukan setelah Zara mengalami penurunan penjualan yang ditandai dengan ditutupnya beberapa toko.
Menurut data yang dilansir Telegraph, toko Zara di Spanyol yang awalnya berjumlah 514 kini hanya tinggal 469, belum termasuk toko yang berada di luar Spanyol. Krisis global yang melanda beberapa negara disebut-sebut sebagai penyebab menurunnya daya beli para pecinta mode.
Karenanya, Lefties dianggap sebagai solusi bagi negara-negara yang dilanda krisis untuk tetap dapat membeli produk Zara dengan harga yang lebih murah. Sebagai gambaran harga sepotong pakaian dijual mulai EUR4 atau sekitar Rp56 ribu sementara untuk tas atau sepatu Anda bisa mendapatkan harga sekitar EUR12 atau Rp170 ribu saja.
Selain menjual koleksi Zara musim sebelumnya, Lefties juga memiliksi koleksi orisinal. Pilihannya cukup menarik dan bisa menjadi alternatif bagi para remaja yang ingin mengoleksi pakaian kekinian dengan bujet minim.
Peminatnya pun ternyata melampaui perkiraan. Hal ini mendorong Inditex untuk terus membuka gerai cabang Lefties di beberapa negara lain.
Kehadiran Lefties kini bahkan dianggap sebagai saingan H&M dan Forever21 yang memiliki target market dan harga yang mirip. Kini cabang Lefties telah ada sebanyak 130 toko yang tersebar di Spanyol, Portugal, Mexico, Russia dan Qatar.

Post a Comment